Senin , Oktober 14 2019
Home / News / Binkam / SATGAS POLDA ACEH DAN POLRES BIREUEN BERHASIL UNGKAP KASUS KELOMPOK KRIMINAL BERSENJATA

SATGAS POLDA ACEH DAN POLRES BIREUEN BERHASIL UNGKAP KASUS KELOMPOK KRIMINAL BERSENJATA


 


 



 

tribratanewspolresbireuen.com_Tim Gabungan Polda Aceh dan Polres Bireuen berhasil mengungkap dan melumpuhkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Pimpinan AR (50), setelah terjadi baku tembak dijalan Banda Aceh – Medan Keude Trieng Gadeng Kabupaten Pidie Jaya, Kamis (19/9) sekitar Pukul 18.00 Wib.

Baku Tembak tersebut terjadi, setelah satuan tugas gabungan Polda Aceh dan Polres Bireuen mendapatkan informasi bahwa AR dan pengikutnya menggunakan mobik Toyota jenis Avanza BL 1342 R Warna Hitam keluar dari bukit cerana kecamatan simpang mamplam menuju kearah banda aceh.

Berdasarkan informasi tersebut tim gabungan melakukan pelacakan dan pengejaran, hingga akhirnya terjadi baku tembak diwilayah tring gadeng kabupaten pidie jaya.

Akibat kejadian tersebut, AR meninggal dunia bersama dua pengikutnya yakni Z dan H, sedangkan WN kritis dan WO diamankan dalam keadaan selamat.

Seperti diketahui, Pasca beredarnya video diyoutube Kelompok Kriminal bersenjata bersenjata (KKB) Pimpinan AR mengatas namakan dirinya sebagai Mujahidin, tujuannya untuk mendeklarasikan upaya mendirikan negara islam yang akan memerangi orang kafir.

Selepas dari beredarnya video youtube tersebut, Kelompok ini juga pernah melakukan penyandraan terhadap warga dengan meminta tebusan didesa ie rhop timu kecamatan simpang mamplam pada (16/9) setelah adanya negosiasi korban akhirnya dilepaskan.

Dari pengembangan video dan laporan korban, Akhirnya Polda Aceh dan Polres Bireuen pada (16/9) membentuk Satgas guna memburu Kelompok Kriminal Bersenjata tersebut.

Selama Pemburuan dilakukan, Satgas menyampaikan himbauan kepada kelompok tersebut untuk menyerahkan diri, hasilnya 6 pengikut KKB tersebut menyerahkan diri kepolres bireuen berikut dengan 1 senjata AK 46 dan 1 magazen.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan, S.I.K, M.Si., didampingi Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah, S.I.K., membenarkan tentang pengungkapan kasus KKB tesebut saat konferensi Pers, Jum’at (20/9).

Dihadapan Awak Media, Kapolres memperlihatkan berbagai barang bukti yang berhasil diamankan, diantaranya 2 senjata AK 46 dan 3 magazen, 1 senjata genggam revolver beserta 9 amunisi, 112 peluru aktif, uang tunai, Golok, HP dan sejumlah barang bukti lainnya yang didapatkan didalam mobil kelompok tersebut.

 

Kapolres Kembali menyampaikan himbauan kepada pengikut kelompok tersebut untuk segera menyerahkan diri, jika tidak akan terus dicari dan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

Saat ini barang bukti dan 1 pelaku telah diamankan dipolres bireuen gunan proses penyidikan lebih lanjut, untuk 6 pengikut KKB yang menyerahkan diri tetap dilakukan pemeriksaan.

Pasal yang diterapkan terhadap kelompok kriminal bersenjata tersebut, pasal 1 ayat (1) UU darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang penyalahgunaan Senjata Api dan Bahan Peledak dengan acaman hukuman mati atau seumur hidup dan hukuman sementara 20 tahun.

Selanjutnya Pasal 12 Ayat (1) UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, ancaman hukuman paling singkat 2 tahun penjara dan paling lama 12 tahun.

Dan Pasal 45 Ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dengan ancaman penjara paling lama 6 tahun dan denda 1 milyar.

 

 

 

 

 

 

 

About #polresbireuen#

Check Also

KASAT LANTAS POLRES BIREUEN, KESELAMATAN MASYARAKAT DALAM BERKENDARA MENJADI PRIORITAS UTAMA

tribratanewspolresbireuen.com_Satuan Lalu Lintas Polres Bireuen melaksanakan kegiatan rutin setiap pagi, pelayanan kepada masayarakat pengguna jalan …